Jumat, 14 Januari 2011

contoh Proposal Skripsi Pendidikan

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Guru memegang peranan yang penting dalam proses belajar mengajar. Di pundaknya terpikul tanggung jawab utama keefektifan seluruh usaha kependidikan. Tanggung jawab guru ialah keyakinannya bahwa segala tindakannya dalam melaksanakan tugas dan kewajiban didasarkan atas pertimbangan profesional yang tepat (profesional judgement).
Guru profesional yang dimaksud adalah guru yang berkualitas, berkompetensi dan mampu mempengaruhi proses belajar mengajar siswa yang nantinya akan menghasilkan prestasi belajar siswa yang baik.
Muhammad Uzer Usman dalam bukunya Menjadi Guru Profesional mendefinisikan bahwa guru profesional adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan sehingga ia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan kemampuan maksimal.



Adapun menurut Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dalam Bab I pasal 1 ayat (1) guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan dasar dan menengah.
Selanjutnya Asrorunni’am Sholeh mengatakan bahwa profesi mengajar merupakan kewajiban yang dibebankan kepada setiap orang yang berpengetahuan. Dengan kata lain, profesi mengajar harus didasarkan pada adanya kompetensi atau keahlian dalam bidangnya. Bagi seseorang yang tidak mempunyai kompetensi profesional dalam mengajar maka akan mengakibatkan banyak kerugian. Hal ini sesuai dengan Hadist nabi:
”...Apabila suatu urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat”.
Dari pernyataan-pernyataan di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa profesi mengajar merupakan kewajiban yang hanya dibebankan kepada orang yang berpengetahuan. Dengan demikian, profesi mengajar harus didasarkan pada adanya kompetensi dan kualifikasi tertentu bagi setiap orang yang hendak mengajar.

Akan tetapi melihat realita yang ada, keberadaan guru profesional sangat jauh dari apa yang dicita-citakan. Menjamurnya sekolah-sekolah yang rendah mutunya, memberikan suatu isyarat bahwa guru profesional hanyalah sebuah wacana yang belum terealisasi secara merata. Hal ini menimbulkan suatu keprihatinan baik di kalangan akademisi maupun orang awam. Kenyataan tersebut menggugah kalangan akademisi untuk membuat perumusan dalam meningkatkan kualifikasi guru, melalui pemberdayaan dan peningkatan profesionalisme guru dari pelatihan sampai dengan intruksi agar guru memiliki kualifikasi pendidikan minimal Strata 1(S1).
Yang menjadi permasalahan baru adalah sebagian besar guru memahami instruksi tersebut sebagai formalitas untuk memenuhi tuntutan kebutuhan yang sifatnya administratif. Sehingga kompetensi guru profesional dalam hal ini tidak menjadi prioritas utama. Dengan demikian kontribusi untuk siswa menjadi kurang diperhatikan bahkan terabaikan.
Masalah lain yang ditemukan penulis adalah, minimnya tenaga pengajar dalam suatu lembaga pendidikan, memberikan celah seorang guru untuk mengajar tidak sesuai dengan keahliannya. Sehingga hasil pembelajaranpun kurang maksimal.





Dari beberapa fenomena diatas, dapat disimpulkan bahwa profesionalisme seorang guru berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini mendorong penulis untuk membuktikan kebenaran asumsi tersebut dengan mengadakan penelitian ”HUBUNGAN PROFESIONALISME GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MTS DARUL MUSTAQIEM PAMIJAHAN”
B. Pembatasan dan Perumusan Masalah
1. Pembatasan Masalah
Untuk menghindari kesalah pahaman dan penafsiran yang meluas dalam penulisan skripsi ini, maka penulis membatasi permasalahnya ke dalam hal-hal sebagai berikut :
a. Profesionalisme guru
Profesionalisme guru dalam penelitian ini adalah profesionalisme guru Fiqih, yaitu guru yang memiliki kompetensi dan keahlian dalam bidang studi fiqih, serta memiliki kualifikasi pendidikan S1 sebagai pra syarat yang ditentukan oleh syarat-syarat guru profesional.
Adapun Kompetensi guru yang akan diteliti dalam skripsi ini dibatasi ke dalam empat kategori, yakni;
1). Merencanakan program belajar mengajar,
2). Menguasai bahan pelajaran
3). Melaksanakan,memimpin atau mengelola proses belajar mengajar dan
4). Menilai kemajuan proses belajar mengajar.

b. Prestasi Belajar
Yang dimaksud dalam skripsi ini adalah kemampuan siswa yang diperoleh dari penilaian aspek kognitif, afektif dan psikomotorik yang dapat dilihat dari hasil belajar siswa berupa nilai raport dalam bidang studi Fiqih.
2. Perumusan masalah
Berdasarkan pembatasan masalah di atas, maka rumusan masalah yang akan diteliti adalah:
a. Bagaimana profesionalisme guru Fiqih di MTs Daarul Mustaqiem Pamijahan?
b. Bagaimana prestasi belajar siswa dalam bidang studi Fiqih di MTs Daarul Mustaqiem Pamijahan?
c. Adakah korelasi antara profesionalisme guru Fiqih dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di MTs Daarul Mustaqiem Pamijahan?
C. Tujuan Penelitian
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui tingkat profesionalisme guru bidang studi Fiqih di MTs. Daarul Mustaqiem Pamijahan
2. Untuk mengetahui prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di MTs Daarul Mustaqiem Pamijahan.
3. Untuk mengetahui hubungan antara profesionalisme guru dengan prestasi belajar siswa dalam bidang studi Fiqih di MTs Daarul Mustaqiem Pamijahan

D. Manfaat Penelitiaan
1. Melalui penelitian ini diharapkan guru mampu meningkatkan kualitas personal dan profesional sebagai pendidik.
2. Bagi lembaga (instansi) yang terkait, diharapkan dapat menjadi bahan acuan dalam meningkatkan kaderisasi pendidik.
3. Bagi peneliti sebagai bahan kelengkapan wawasan pengetahuan, keterampilan serta aplikasinya dari ilmu yang didapat dalam menempuh pendidikan dan aplikasinya dalam kenyataan di lapangan.
D. Metode Penelitian
Ada dua pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu:
1. Pendekatan kepustakaan (Library Research) dalam rangka memperoleh deskripsi teoritis mengenai hal-hal yang akan diteliti
2. Pendekatan Lapangan (Field Research) dalam rangka memperoleh data-data dan informasi mengenai obyek yang akan diteliti.
Adapun teknik yang digunakan dalam mendapatkan data-data dan informasi tentang masalah-masalah yang akan diteliti adalah sebaga berikut:
1. Studi dokumenter
2. observasi
3. Interview atau wawancara
4. Kuesioner atau angket



F. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan penelitian ini terbagi dalam lima ( 5 ) bab yaitu;
1. Bab I: Pendahuluan
Bab ini mebahas hal-hal yang menyangkut latar belakang masalah, pembatasan dan perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, metode penelitian dan sistematika penulisan.
2. Bab II: Landasan Teoritis
Dalam bab ini dijelaskan mengenai deskripsi teoritis tentang pengertian profesionalisme guru terhadap prestasi belajar pada bidang studi fiqih. Pembahasan profesionalisme guru meliputi: pengertian profesionalisme guru, aspek-aspek kompetensi guru profesional dan indikator guru profesional. Pembahasan Prestasi belajar meliputi: Pengertian prestasi belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar. Pembahasan bidang studi fiqih meliputi pengertian ilmu fiqih dan objek atau sasaran ilmu fiqih. Serta pembahasan mengenai hubungan profesionalisme guru terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran fiqih.
3. Bab III: Metodologi Penelitian
Dalam bab ini dijelaskan tentang waktu dan tempat penelitian, variabel dan hipotesis penelitian, populasi dan sampel penelitian, tehnik pengumpulan dan instrumen pengolahan data, serta tehnik analisis dan pengolahan data.
4. Bab IV: Hasil Penelitian
Bab ini menjelaskan gambaran umum MTs. Daarul Mustaqiem kecamatan Pamijahan, profesionalisme guru fiqih MTs. Daarul Mustaqiem, tingkat prestasi belajar siswa MTs. Daarul Mustaqiem, dan analisis hubungan antara profesionalisme guru terhadap prestasi belajar siswa MTs. Daarul Mustaqiem.
5. Bab V: Penutup
Dalam bab ini dikemukakan kesimpulan dan saran sehubungan telah dilakukan penelitian

1 komentar: