Selasa, 25 Januari 2011

Lari-Lari

Lari jarak pendek

Untuk lari jarak pendek disebut juga lari sprint, karena semua pesertanya berlari
dengan kecepatan penuh dengan menempuh jarak 100m,200m dan 400m. Secara
teknis gerakan lari dapat dibedakan atas beberapa macam diantaranya lari perlahanlahan
atau lari santai lebih dikenal dengan jogging, lari cepat atau sprint, lari jarak
menengah dan lari jarak jauh.


b. Lompat



Lompat adalah istilah yang digunakan dalam cabang olah raga Atletik. Istilah
lompat digunakan untuk nomor lompat jangkit, lompat tinggi, lompat jauh dan
lompat tinggi galah. Nomor lompat merupakan salah satu nomor dalam cabang
olahraga atletik. Nomor lompat terbagi atas :
•Lompat jauh yang terdiri dari :
- lompat jauh gaya jongkok (gaya orthodok)
- lompat jauh gaya menggantung (gaya schnepper)
- lompat jauh gaya berjalan di udara (ga walking in the air)
•Lompat tinggi yang terdiri dari :
- lompat tinggi gaya guling perut (straddle style)
- lompat tinggi gaya western roll (gaya guling sisi)
- lompat tinggi gaya fosbury
•Lompat jangkit atau lompat tiga
•Lompat tinggi galah
Keempat jenis nomor lompat tersebut selalu dilombakan dalam kejuaraan
nasional, regional maupun internasional.

Lompat jauh


Lompat jauh merupakan salah satu dari nomor-nomor lompat. Lompat jauh
adalah suatu bentuk gerakan melompat mengangkat kaki keatas ke depan dalam
upaya membawa titik berat badan selama mungkin diudara yang dilakukan dengan
cepat dan dengan jalan melakukan tolakan pada satu kaki yang terkuat. Tujuan dari
lompat jauh adalah melompat sejauh-jauhnya dengan memindahkan seluruh tubuh dari titik tertentu ketitik lainnya.
Lompat tinggi


Lompat tinggi adalah suatu bentuk gerakan melompat keatas dengan cara
mengangkat kaki depan keatas sebagai upaya membawa titik berat dana setinggi
mungkin dan secepat mungkin jatuh (mendarat) dengan jalan melakukan tolakan
pada salah satu kaki untuk mencapai suatu ketinggian tertentu. Tujuan lompat tinggi
adalah agar pelompat dapat mencapai lompatan yang setinggi-tingginya. Lompat
tinggi sama halnya dengan lompat jauh memerlukan unsur-unsur pokok antara lain :
awalan, tumpuan, saat melewati mistar dan mendarat.


Lompat jangkit atau lompat tiga.

Lompat jangkit adalah suatu bentuk gerakan lompat yang merupakan rangkaian
urutan gerak yang dilakukan dengan berjingkat (hop), melangkah (step) dan
melompat (jump) dalam usaha untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Teknik dalam
.
c. Lempar cakram


.
Tolak peluru

Meskipun cabang olahraga ini termasuk kedalam event lempar atau nomor
lempar, akan tetapi istilah yang dipergunakan bukan “lempar peluru” tetapi “tolak
peluru”. Hal ini sesuai dengan kenyataannya peluru itu tidak boleh dilempar, tetapi
harus ditolak atau didorong dari bahu. Istilah dalam bahasa Inggrisnya adalah the
short put.
Tujuan dari tolak peluru aalah untuk mencapai tolakan yang sejauh-jauhnya,
sesuai dengan namanya tolak bukan lempar, tetapi ditolak atau didorong dengan
tangan satu bermula diletakkkan dipangkal bahu. Untuk menolak diperlukan tenaga
yang besar, ini berarti sang atlit yang berpostur tinggi dan besar akan mempunyai
peluang lebih besar untuk menjadi juara. Disamping kekuatan juga terdapat unsur
lain yaitu kemampuan unsur ketangkasan, ketepatan waktu dan kecepatan melempar.
Peraturan – peraturan dalam Atletik
I Event Lari
A. Lari jarak pendek
Dalam perlombaan lari terdapat beberapa peraturan yang harus di penuhi oleh
tuan rumah atau oleh pesertanya sendiri. Yaitu :
Dalam perlombaan lari tuan rumah harus ada :
a. Starter
Starter bertugas untuk memberi aba-aba dalam perlombaan lari.. Starter
memberi aba-aba “Bersedia-Siap-dan pistol meletus”.
b. Pencatat waktu
Petugas pencatat waktu ini bertugas mencatat waktu para atlet lari dengan
menggunakan Stop-watch atau alat lain yang sejenis. Petugas ini berada di garis
finish, lurus dengan garis putih. Seorang petugas pencatat waktu mencatat waktu
seorang pelari (untuk lari jarak pendek dan estafet)
c. Recaller
Starter di bantu oleh seorang Recaller yaitu orang yang bertugas membantu
starter dalam memberi aba-aba dengan mengawasi seluruh atlet lari. Bila ada pelari
yang mencuri start atau melakukan start salah maka recaller inilah yang akan
memberitahukannya.
Peraturan yang haru di penuhi oleh pelari atau sprinter adalah :
Ketika akan berlomba seorang pelari harus siap di tempat menunggu panggilan
dari juri panggil. Bila dalam 3 panggilan berturut-turut pelari tidak melapor ke juri
panggil maka akan di diskualifikasi. Setelah dipanggil satu persatu para atlet akan di
periksa apakah dia menggunakan doping atau tidak.
Ketika berada di lapangan seorang pelari siap di tempat masing-masing lintasan.
Ketika starter memberi aba-aba “Bersedia” maka pelari harus mengambil sikap start
sempurna. Starter akan memberi aba-aba “Siap” ketika para pelari sudah dalam
keadaan hening dan berkonsentrasi. Jika seorang pelari menyentuh tanah didepan
garis start dan bila terjadi maka pelari tersebut akan di nyatakan dengan menggunkan
start yang salah dan akan diberi peringatan. Seorang pelari tidak boleh mencuri start
artinya bila pistol belum berbunyi ia sudah lari maka ia dinyatakan gagal dan
perlombaan akan di ulang kembali. Ketika berlari pelari tidak boleh mengambil
lintasan pelari lainnya dan jika ini terjadi maka pelari tersebut akan di Diskualifikasi.
B. Lari gawang
Gawang harus di pasang di jalur lintasan dengan kaki gawang berada di sisi
awalan lari para pelari. Terdapat 10 buah gawang pada setiap jalur lintasan, yang
dipasang sesuai tabel berikut :
Event gawang Tinggi
gawang
Jarak gari start
ke gawang
Jarak antar
gawang
Jarak gawang
akhir ke garis
finish
Putra 110 m
400 m
1,067 m
0,914 m
13,72 m
45,00 m
9,14 m
35,00 m
14,02 m
40,00 m
Putri 100 m
400 m
0,840 m
0,762 m
13,00 m
45,00 m
8,50 m
35,00 m
10,50 m
40,00 m
Gawang harus terbuat dari besi atau bahan lain yang sesuai dengan palang atas
terbuat dari kayu atau bahan lain. Ini terdiri dari dia kaki dasar dan dua buah tiang
penegak menunjang kerangka suatu segi empat. Gawang minimal mempunyai berat
3,6 kg maksimum 4 kg. Jika palang ini tersentuh oleh kaki sang pelari akan segera
jatuh. Adapun dimensi gawang standar Internasional adalah sebagai berikut :
Tinggi gawang : Putri 100 m 0,840 m
400 m 0,762 m
Putra 110 m 1,067 m
400 m 0,914 m
Lebar maksimum 1,20 m dan panjang masimum bagian dasar 70 cm.
Jumlah berat total seluruh gawang tidak boleh lebih dari 10 kg.
Kayu palang gawang harus di cat putih hitam dengan jarak 22,50 cm.
C. Lari halang rintang atau Steple chase.
Jarak resmi lari halnag rintang atau steple chase adalah 200 m dan 3000 m.
Terdapat 28 gawang-kayu dan 7 bak air dalam event 3000 m lari halang rintang.
Untuk lari halang rintang 2000 m terdapat 18 gawang-kayu dan 5 bak air. Untuk
event 3000 m harus ada 5 rintangan dalam setiap kali lari putar (lap),dengan bak air
sebagai rintangan ke empat. Gawang kayu itu tingginya 0,914 m (±3mm) dan lebar
minimal 3,96 m. Untuk event putri tinggi gawang 0,762 m (±3mm) dengan lebar
3,96 m. Bagian atas gawang dan gawang kayu pad bak air haruslah 12,7 cm persegi.
Bagian atas gawang dicat strip putih hitam dengan jarak antar strip 22,5 cm. Berat
tiap gawang-kayu harus antara 80-100 kg. Dan tiap gawang harus memiliki kaki
dasar antara 1,20 m – 1,40 m. Rintangan bak air termasuk gaawangnya berukuran
lebar 3,66 m dan panjang 3,66 m. Untuk menjamin pendaratan aman bagi para
peserta lomba, dasar dari bak air harus dilapisi oleh bahan yang cocok dengan lebar
minimal 3,66 m dan panjang 2,50 m dan tebal tak boleh lebih dari 2,5 cm.
D. Lari estafet atau lari sambung
Pada lomba ini seperti 4 x 100 m dan 4 x 200 m anggota team selain pelari
pertama dapat mulai berlari tidak lebih dari 10 m dari zona pergantian tongkat.
Untuk pelari pertama harus menggunakan start jongkok sedangkan pelari ke II, III
dan ke IV menggunakan start berdiri. Tongkat harus dibawa tangan selama
berlomba, bila jatuh harus diambil oleh atlet yang menjatuhkannya. Dia boleh keluar
jalur lintasannya untuk mengambil tongkat itu asalkan tidak mengganggu pelari yang
lain. Tongkat harus di berikan pada pelari selanjutnya di daerah zona pergantian
tongkat maksudnya hanya di tentukan oleh posisi tongkat. Tongkat estafet harus
terbuat dari pipa halus berlobang tengah, bulat/silindris, terbuat dari kayu atau metal
atau bahan lain yang kaku dalam satu potong, panjangnya 30 cm dan tidak kurang
dari 28 cm. Keliling pipa tongkat ini 12 – 13 cm dan beratnya tidak kurang dari 50
gram. Harus di cat sehingga nampak menyolok saat dibawa lari. Pelari yang lain
selain pelari pertama menunggu urutan yang dipanggil oleh petugas. Pelari yang
memberi tongkat tidak boleh mendorong teamnya sendiri yang maksudnya untuk
membantu, jika hal ini terjadi maka akan di diskualifikasi.
E. Marathon
Marathon adalah suatu cabang Lari, yaitu dengan lari sejauh lebih dari 5 km dan
kurang dari 100 km. Jarak standar yang diperlombakan untuk perserta putra maupun
putri untuk event ini adalah 15 km, 20 km, Half Marathon, 25 km, 30 km, 100 km
dan estafet jalan raya. Lomba lari ini dilakukan di jalan raya yang diperkeras, jika
tidak boleh di jalan raya umum dengan memberi tanda secukupnya di pinggir jalan
raya tersebut.
Lompat
A. Lompat tinggi
Dalam perlombaan lompa tinggi harus ada mistar dan terutama adalah matras
untuk para pelompat menjatuhkan diri saat melompati mistar. Setiap pelompat harus
melompati mistar dengan ketinggian yang sama . Kenaikan mistar di tentukan oleh
juri dan para pelompat hanya tainggal satu pelompat saja. Bila hanya seorang saja
yang mampu memenangkan lompat tinggi tersebut, maka pelompat bebas
menentukan berapa tinggi mistar harus dinaikkan. Pelompat di nyatakan gagal
apabila si pelompat tinggi menyentuh mistar dan mistar tersebut jatuh ke tanah serta
jika se pelompat menyentuh tanah di depan garis sejajar dengan penopang mistar.
Dalam tiga kali si pelompat gagal melewati mistar maka pelompat tersebut
dinyatakan diskualifikasi. Adapun perlengkapan dalam lomba lompat tinggi adalah
sebagai berikut :
Tiang lompat
Semua bentuk tiang tegak atau tonggak dapat digunakan asalkan kaku-keras.
Tiang harus ada penopang untuk mistar dan harus cukup tinggi hingga mistar lompat
dapat di pasang naik keketinggian maksimum dengan kenaikan minimal 10 cm. Jarak
antara kedua tiang tidak boleh kurang dari 4 m dan tak boleh lebih dari 4,04 m.
Mistar lompat
Mistar lompat ini terbuat dari fiberglass, metal atau bahan lain yang cocok,
berbentuk silindris kecuali pada ujungnya. Panjang keseluruhan mistar adalah 4,00 m
(±2cm). Berat maksimum mistar lompat adalah 2 kg. Garis tengah bagian bulat
mistar adalah 30 mm (±1mm). Tempat pendaratan harus dari matras yang empuk dan
mempunyai ukuran tidak kurang dari 5 m x3 m.
B. Lompat jauh
Dalam perlombaan lompat jauh bila peserta lebih dari 8 orang maka tiap peserta
diberi 3 kali kesempatan melompat. Kemudian 8 pelompat yang mempunyai hasil
yang sah terbaik diberi tambahan 3 kali lompatan lagi. Jika pesertanya kurang dari 8
orang maka tiap peserta di beri 6 kali melompat. Jika pelompat kakinya menyentuh
batas papan plastisin maka pelompat tersebut di nyatakan gagal melompat, pelompat
membentuk lompatan dengan gerakan salto, setelah melompat pelompat berjalan
melewati tempat pendaratan. Perlengkapan lompat jauh adalah sebagai berikut :
Balok tumpuan
Balok tumpuan harus berbentuk segi empat, terbuat dari kayu atau bahan yang
lainyang terpenting kaku yang cocok dan berukuran panjang 1,21m – 1,22m, lebar 20
cm dan mempunyai tebal 10 cm. Balok tumpuan ini harus di cat putih.
Papan plastisin
Papan ini terbuat dari papan yang kaku, lebar 10 cm, panjang sama dengan
balok tumpuan. Papan ini harus di letakkan di depan balok tumpuan dekat dengan
tempat pendaratan. Papan ini harus di isi dengan plastisin tujuannya adalah jika kaki
pelompat menyentuhnya maka akan membekas sehingga akan membantu juri
lompat.
Tempat pendaratan
Bak pendaratan ini berukuran : lebar minimum 2,75 m dan lebar maksimum 3
m. Panjang bak pendaratan minimal 10 m. Bak ini harus diisi dengan pasir yang
bersih, lembut dan basah. Permukaannya harus diratakan dengan permukaan balok
tumpuan.
C. Lompat jangkit
Lompat jangkit berisi gerakan satu jingkat (hop), satu langkah (step) dan satu
lompatan (jump), dilakukan secara berurutan. Perlengkapan dalam lompat jangkit
sama halnya dengan perlengkapan dalam lompat jauh. Hanya saja jarak antara balok
tumpuan dengan tepi jauh bak pendaratan itu sekurang-kurangnya 8 m (untuk putri)
dan 13 m (untuk putra).
Lempar
J. Tolak peluru
Perlengkapan untuk tolak peluru adalah sebagai berikut :
Lingkaran lempar
Lingkaran lempar harus terbuat dari besi yang di lengkungkan, baja atau
material lainnya yang cocok, bagian atasnya harus di pasang datarata dengan
permukaan tanah. Permukaan dalam lingkaran terbuat dari semen beton atau aspal
atau material yang cocok asalkan tidak licin. Ukuran garis tengah bagian dalam
lingkaran adalah 2,135 m.
Balok penahan
Balok ini terbuat dari kayu dan di cat putih dalam bentuk suatu lengkungan
sehingga sisi sebelah dalam bertemu tepat dengan sisi sebelah dalam lingkaran.
Balok ini di pasang di tengah-tengah antara garis sektor lemparan. Ukuran balok
penahan ini beukuran lebar 11,2cm – 30cm. Panjang bagian dalam 1,22 m dan
tinggi/tebal 10 cm.
Peluru
Peluru harus terbuat dari besi utuh keras, kuningan atau logam laintang tiak
lunak. Harus berbentuk bolat-bola dengan permukaan yang halus-licin. Syarat –
syarat sebuah peluru untuk perlombaan adalah sebagai berikut:
Peluru Putra Putri
- Berat minimal,
- Variasi berat
- Garis tengah minimum
- Garis tengah maks
7,206 kg
7,265 kg
110 mm
130 mm
4,000 kg
4,005 kg
95 mm
110 mm
K. Lempar cakram
Dalam perlombaan lempar cakram pelempar tidak boleh menggunakan sarung
tangan,tidak boleh menaburkan suatu zat ke lingkaran lempar dan sepatunya. Adapun
mengenai peralatan yang digunakan dalam perlombaan lempar cakram adalah
sebagai berikut :
Lingkaran lempar

Lingkaran lempar dibuat dari besi yang dilengkungkan, baja atau bahan lain
yang cocok harus dipasang sama datar dengan permukaan tanah. Bagian dalam
lingkaran di buat dari smen atau aspal atau bahan lain yang cocok yang tidak
gampang licin.
Ukuran
Garis tengah lingkaran lempar adalah 2.50 m. Tebal besi lingkaran lempar
minimal 6 mm dan harus di cat putih.
Cakram
Badan cakram tebuat dari kayu atau bahan lain yang sesuai dengan pinggiran
terbuat dari metal dan dibuat membulat. Spesifikasi cakram adalah sebagai berikut :
Cakram Putra Putri
- berat min
- variasi berat cakram
- garis tengah pinggir
metal
- garis tengah piringan
metal
- tebal bagian tengah
- tebal bagian pinggir
2,000 kg
2,005 kg
221 mm
57 mm
46 mm
12 mm
1,000 kg
1,005 kg
182 mm
57 mm
39 mm
12 mm
Sangkar lempar cakram
Sangkar ini harus berbentuk “U” tersusun minimal dari 6 panel jaring-jaring
kawat selebar 3,17 m. Lebar bagian mulut sangkar harus 6 m, dipasang 5 m di depan
titik tengah pusat lingkaran lempar cakram. Tinggi minimal pagar jaring-jaring kawat
adalah 4 m.
peraturan Lempar lembing
Pada perlombaan lempar lembing ini lembing harus di pegang pada bagian
pegangan. Salah satu lemparan yang sah adalah apabila ujung mata lembing
menancap mengenai tanah sebelum bagian lembing lainnya.
Perlengkapan dalam perlombaan lempar lembing adalah :
Lembing
Lembing terdiri dari tiga bagian yaitu : mata lembing, badan dan tali pegangan.
Badan lembing terbuat dari metal atau bahan lain yang homogen dab terpasang di
bagain depan mata lembing yang runcing. Adapun pesyaratan sebuah lembing
internasional adalah :
Berat Putra Putri
- berat
- jangkauan berat
- panjang seluruhnya
- panjang mata lembing
- jarak dari ujung mata
lembing
- diameter,badan
lembing yang tebal
- lebar tali pegangan
800 gr
805 gr
2,70 m
350 mm
1,06 m
30 mm
160 mm
600 gr
605 gr
2,30 m
330 mm
0,95 m
25 mm
150 mm


BAB IV
glosarium
Kesimpulan
Spikes :
Sepatu yang di bawah telapaknya
terdapat paku yang digunakan untuk
para pelari.
Gladiator :
Orang bertugas membunuh seorang
pidana mati.
Intelektualitas :
Kecerdasan
Rekor :
Prestasi yang melebihi prestasi orang lain
dan temasuk prestasi yang belum pernah
ada.
Olympiade :
Acara Perlombaan atletik
Stadion :
Tempat di adakannya berbagai
perlombaan Olahraga
Jogging :
Lari-lari kecil
Sprinter :
Orang yang melakukan lari / sprint
Sprint : Lari jarak pendek
Estafet :
Lari sambung
Start Block :
Alat untuk melakukan start jongkok
Starter :
Orang yang memberi aba-aba saat para
Marathon :
Cabang atletik lari yang menempuh jarak
lebih dari 10 Km
Matras :
Semacam kasur yang terbuat dari busa
yang digunakan untuk pendarata untuk
lompat tinggi dan lompat tinggi galah.
Fiberglass :
Bahan yang terbuat dari karet yang keras
tetapi kuat biasanya digunakan untuk
lintasan lari maupun lompat.
Plastisin :
Semacam oli yang empuk dari tepung
yang berwarna digunakan dalam lompat
jauh dan lompat jangkit untuk
mengetahui seorang pelompat dis atau
tidak.
Persepsi :
Pribadi
Analisis :
Mengira-ngiraatau memperkirakan
Second-Wind :
Waktu dimana sang atlet harus
menempuh jarak yang di tempuh
Koordinasi :
Latihan perkelompok
Interval :
Gabungan dari suatu gerakan dalam
latihan atletik
Aerobik :
Latihan untuk melatih kekuatan jantung
dalam mengkonsumsi oksigen.
Recaller :
Orang yang membantu starter dalam
memberi aba-aba.
Diskualifikasi :
Gagal atau gugur dalam pertandingan96
pelari akan berlomba

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar